Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Uncategorized · 29 Agu 2026 07:29 WIB ·

Isu UHC Cianjur Memanas: “Kuda Kosong” Diminta Jadi Solusi, Bukan Sekedar Teriakan`


 Isu UHC Cianjur Memanas: “Kuda Kosong” Diminta Jadi Solusi, Bukan Sekedar Teriakan` Perbesar

*CIANJUR, tri TANGTU buana .id* – Aksi unjuk rasa terkait Universal Health Coverage (UHC) dan kepesertaan BPJS Kesehatan kembali mewarnai Cianjur. Sejumlah masa yang mengatasnamakan rakyat, menyuarakan protes langsung ke Kantor Bupati Cianjur.

Mereka menuntut agar seluruh warga Cianjur 100% terjamin kesehatannya melalui program UHC, tanpa ada warga yang tertolak berobat karena masalah administrasi BPJS.

*Rakyat Jadi Nama, Rakyat Juga Yang Bingung*

Namun di tengah riuhnya tuntutan, muncul keresahan. Warga justru merasa “dijual namanya” tapi tidak dilibatkan solusinya.

“Atas nama rakyat terus. Tapi pas BPJS nunggak, yang disuruh bayar siapa? Rakyat juga. Pas demo, yang capek siapa? Rakyat juga. Ujungnya tenang lagi, masalahnya gitu-gitu aja,” ujar Ibu Yayah, 38, warga Cianjur kota.

Hal senada disampaikan Pemimpin Redaksi tri TANGTU buana .id, Nendi Rafael. Ia menilai sudah saatnya semua pihak berhenti menjadikan “rakyat” sebagai tameng.

“Jangan lagi rakyat dikambing hitamkan. Baik oleh pembuat aturan maupun oleh yang berdemo. Rakyat butuh kepastian, bukan panggung,” kata Nendi.

*”Semangat Kuda Kosong” Untuk UHC*

Nendi mengajak semua pihak meneladani semangat “Kuda Kosong” dari legenda Cianjur. Bekerja untuk rakyat, hasilnya nyata, tanpa gaduh.

“Ke Pemkab: Efisiensikan anggaran, pastikan iuran yang nunggak ada solusinya. Jangan sampai ada warga sakit ditolak RS. Ke para pendemo: Sampaikan data. Kawal sampai tuntas. Jangan demo selesai, masalah hilang,” ujarnya.

“Kalau mau seperti Kuda Kosong, ya berjuanglah sampai rakyat benar-benar bisa berobat gratis. Bukan hanya teriak di depan kantor, lalu selesai,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, Pemkab Cianjur belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan masa aksi. Warga berharap ada dialog terbuka agar UHC benar-benar dirasakan, bukan hanya jadi slogan.

N.R

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

POSBANKUM DESA BOBOJONG HADIR, BUKA AKSES KEADILAN BAGI MASYARAKAT

20 September 2026 - 11:06 WIB

*Gen Z Jadi Sasaran, Perindo Cianjur Bentuk 20 DPC Target Pecah Telur 2029*

30 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Semangat Kuda Kosong Saat Demo: Suara Rakyat Cianjur Minta Didengar Tanpa Anarkis.

27 Agustus 2026 - 11:03 WIB

“MISTERI KUDA KOSONG” Cianjur : simbol perjuangan relevansi kah Dengan efisiensi anggaran ?

22 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Calon Kepala Desa Sukamanah, Acep Saepudin (Amang), Siap Bawa Perubahan dan Wujudkan Desa ASSRI Periode 2026–2031

6 Agustus 2026 - 00:19 WIB

Movies On A Budget: 5 Tips From The Great Depression

1 September 2021 - 12:25 WIB

Trending di Uncategorized