CIANJUR, tri TANGTU buana .id* – Semangat peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 RI di Kabupaten Cianjur hari ini, Minggu (17/8/2026), kembali mengingatkan masyarakat pada satu legenda yang sudah turun-temurun: kisah *”Kuda Kosong”*.
Legenda “Kuda Kosong” dipercaya masyarakat Cianjur sebagai kuda tunggangan para pejuang yang gagah berani. Konon, kuda itu berlari kencang mengitari wilayah Cianjur saat malam, dengan penunggangnya yang tak terlihat. Bagi warga, “Kuda Kosong” adalah simbol semangat juang, pengorbanan tanpa pamrih, dan kehadiran pemimpin yang bekerja meski tidak terlihat.
“Ini warisan leluhur kita. Maknanya dalam. Berjuang untuk rakyat, bukan untuk dilihat orang,” ujar salah seorang sesepuh yang ditemui usai upacara di Alun – alun Cianjur.
*DIKAITKAN DENGAN EFISIENSI ANGGARAN*
Menariknya, semangat “Kuda Kosong” ini muncul berdekatan dengan seruan efisiensi anggaran yang baru saja disampaikan oleh Bupati Cianjur. Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh OPD dan pemerintahan desa untuk menghemat belanja, memangkas kegiatan seremonial, dan memfokuskan anggaran untuk pelayanan langsung ke masyarakat.
“Kita harus seperti ‘Kuda Kosong’. Bekerja untuk rakyat, hasilnya yang bicara, bukan pameran,” celetuk seorang ASN yang enggan disebut namanya.
Pemimpin Redaksi tri TANGTU buana .id, Nendi Rafael, menilai ada benang merah antara legenda dan kebijakan saat ini.
“Legenda ‘Kuda Kosong’ mengajarkan kita tentang kepemimpinan yang merakyat dan tidak mencari panggung. Nah, efisiensi anggaran ini juga begitu. Uang rakyat harus dipakai seefektif mungkin, tepat sasaran, dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” kata Nendi.
Ia berharap semangat kemerdekaan tahun ini tidak hanya berhenti di upacara. Tapi diwujudkan dalam kerja nyata, anggaran yang bersih, dan pelayanan yang nyata ke desa-desa.
“Jangan sampai ada ‘Kuda’ nya, ada ‘Kosong’ nya, tapi manfaatnya untuk rakyat tidak ada,” pungkasnya.
Upacara peringatan di Cianjur berlangsung khidmat. Seluruh Forkopimda, ASN, pelajar, dan masyarakat hadir. Setelah upacara, Pemerintah Kabupaten Cianjur memetakan 7 komponen utama yang menjadi program prioritas hasil efisiensi anggaran daerah, Pemkab juga mengumumkan akan mulai melakukan efisiensi anggaran di beberapa program prioritas tahun ini.
N.R
NENDI RAFAEL
Pimpinan Redaksi ttb.id











